Bupati : Wadah Nelayan PNTI

altSUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan serta kebutuhan para nelayan untuk disampaikan kepada pemerintah. Wadah tersebut ialah dalam bentuk organisasi yang terbentuk ialah Persatuan Nelayan Tradisional Indonsia (PNTI).

"Wadah ini sangat diperlukan dan bagus, nelayan bila tidak ada wadahnya, mau meminta dan memohon ke siapa, dan wadah ini penyalurnya," ujarnya dalam sambutan usai menyaksikan pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PNTI Kabupaten Subang di Blanakan, Sabtu (11/11).

altIa menambahkan bahwa Pemerintah sedang berusaha untuk penyediaan alat yang sesuai saat nanti sudah adanya pelabuhan. Karena perlu penunjang yang lebih baik saat mencari ikan nanti. "Alhamdulillahnya nanti kita akan mendapatkan bantun sebanyak 6 perahu, namun tentunya ini masih kurang kalo nanti pelabuhan sudah ada," imbuhnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, tak sebatas Patimban yang jadi prioritas, Pemerintah ingin membantu seluruh nelayan sepanjang laut Subang. Apalagi ia sekarang tengah berjuang semaksimal mungkin agar masyarakat Subang bisa berperan lebih di daerahnya sendiri.

"Selain itu kita juga sedang berusaha, tidak terjadi kebocoran. Karen nantinya pelayanan serba on-line agar tidak ada lagi kolektor dan kebocoran anggaran, terutama melawan rasa malas SDM kita," katanya.

Pelantikan Pengurus DPD PNTI mengambil tema turut disaksikan Ketua DPRD Kab. Subang Beni Rudiono. Pada kegiatan sebagai Sambung Rasa Program Rakerda Ke-1 Refleksi Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan dengan tema "Terwujudnya Masyarakat Nelayan Tradisional yang Maju Sejahtera dan Berdaya Saing". Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PNTI Hendrik E. Purnomo.(*).

 

Pimpro PT.Saneka Kibuli LSM dan Wartawan

altPANTURA (MGO) - Puluhan anggota LSM dan wartawan merasa dikibuli oleh Pimpro kontraktor PT.Saneka. Pasalnya ketika akan dikonfirmasi meminta agar LSM dan wartawan datang ke kantornya, akan tetapi setelah datang ke Kantor Saneka pimpinan Proyek PT.Saneka malah mendatangi Polsek Ciasem.

Kejadian tersebut berawal, pada hari Senin 22 Oktober 2017 sekira pukul 11.00 Wib sekira 25 orang anggota LSM dan wartawan berniat untuk mengkonfirmasi bersama adanya kegiatan proyek Drainase yang berada di Desa Sukamandijaya Kec.Ciasem, tepatnya disebelah kiri kantor Balai Besar Penelitian Padi (BB Padi) Sukamandi.

Akan tetapi niat sejumlah kontrol sosial untuk mengkonfirmasi kegiatan tersebut terkesan sia-sia, karena pimpinan proyek, pelaksana proyek, pelaksana teknis maupun konsultan pengawas tidak ditemukan dilokasi kegiatan sehingga para kontrol sosial tidak mendapatkan keterangan apapun adanya kegiatan tersebut.

Karena tidak mendapatkan keterangan apapun terkait proyek Drainase tersebut ahirnya para kuli tinta dan LSM mendokumentasikan kegiatan penggalian tanah, tanah diangkut dan dijual ke masyarakat, penggalian tanah merusak kontruksi TPT, pemasangan U-Ditch ada yg tidak menggunakan LC, pemasangan U-Dicth berkelok-kelok, pemasangan U-Ditch tidak di lot atau dipasang benang sebagai patokan sehingga elepasinya tidak pas yang berakibat air menggenang ditengah-tengah alias air tidak mengalir dengan normal ke pembuangan.

"Maaf temen-temen Saya baru selesai telepon dan oleh Pimpro PT.Saneka kita disuruh datang ke  kantor Saneka yang beralamat di Perum Permai Cikampek,"ujar Wakil Ketua Umum Ormas Gival, Ade Saefulloh.

altKarena ada info tersebut ahirnya Ketua Umum Ormas Gival, Dauscobra mengajak sebanyak 15 orang untuk ikut mendatangi kantor PT.Saneka yang beralamat di Perumahan Jomin Permai Blok H.70 RT.03/03 Desa Jomin Barus Kecamatan Kota Baru Karawang. Alangkah kagetnya, ketika mendapati kantor PT.Saneka yang sulit untuk ditemukan alamatnya, karena kantor tersebut tidak memiliki papan nama yang menunjukan itu kantor PT.Saneka.

"Kalau kita tidak cerdas mungkin kantor ini tidak ketemu, ini kantor apa perumahan biasa, karena rumah huni yang dijadikan kantor PT.Saneka sama sekali tidak menunjukan sebuah kantor,"ujar Dauscobra.

Sialnya, dilanjutkan Dauscobra, ketika mengetuk pintu dan masuk ke kantor PT.Saneka diketahui Pimpro dan pelaksana lapangan tidak berada di kantor dan beberapa saat lalu menuju kelokasi proyek di Sukamandi."Seperempat jam yang lalu Pimpinan kami menuju lokasi proyek di Sukamandi, bahkan sekarang sedang di Polsek Ciasem,"ujar salah seorang pekerja kantor PT. Saneka.

Ahirnya rombongan LSM dan wartawan permisi meninggalkan kantor PT.Saneka. Namun ditengah jalan arah pulang Ketua Umum Ormas Gival di telepon oleh Kapolsek Ciasem agar menemui pimro dan pelaksana proyek PT.Saneka yang saat itu sedang berada di kantor Polsek Ciasem.

"Saya mengiyakan untuk datang ke kantor Polsek Ciasem, akan tetapi Saya tidak hadir karena apa perlunya ketemu pimpro dan pelaksana proyek d polsek Ciasem, kan Saya tidak melaporkan atau dilaporkan pihak Saneka. Adapun selanjutnya Saya akan membuat laporan resmi terkait adanya dugaan penyimpangan dan perusakan TPT yang dilakukan oleh PT.Saneka,"jelas Dauscobra.(*).

 

Sidang Geram Sutra Terbentuk Kepengurusan dan penguatan Presidium

altPANTURA (MGO) - Dalam sidang Presidium Geram Sutra terbentuk kepengurusan, penegasan AD/ART, merancang program kerja divisi-divisi, dan penguatan presidium, Koorcam,koordes dan koordus. Sabtu malam Minggu,23-09-2017 bertempat di MTs.Yapimu Kebon Danas Pusakajaya Kab.Subang.

Dihadiri oleh 11 orang Presidium Geram Sutra terdiri dari Presidium Kecamatan Patokbeusi, Ciasem, Blanakan, Sukasari, Pamanukan, Legonkulon, Pusakajaya, Pusakanagara, Compreng, Binong dan Presidium Kecamatan Cikaum, Pimpinan Sidang Drs.Abdul Kodir Sekretaris Sidang Pirdaus. 

Dalam sidang selain membentuk kepengurusan Presidium Geram Sutra (Gerakan Masyarakat Subang Utara) juga dibahas optimalisasi dan penegasan AD/ART,merancang program kerja divisi-divisi Geram Sutra, dan kewajiban prisidium untuk mengoptimalkan Koorcam.koordes dan koordus. Dalam sidang terjadi perdebatan seru yang kemudian mufakat dan menghasilkan kepengurusan serta rancangan program kerja dan mengoptimalkan Koorcam.koordes dan koordus.

Hasil sidang mufakat presidium, yakni  Drs.Abdul Kodir M.Pdi. sebagai Pembina, H.Hermansyah sebagai Ketua Presidium, H.Karya Zakaria sebagai Bendahara, Rudi Setiadi SE. sebagai Sekretaris Jendral, dan presidium lainnya menempati divisi Politik Hukum dan Keamanan Dikara Suryadi Ningrat SH. dan Dadang Juanda, divisi Ekonomi dan Industri Enda Iriana dan Ir.Nely Kusnaedi,divisi Sosial dan Kesehatan Didin Wahyudin dan H.Abdul Ghani, divisi Agama,pendidikan,seni dan Budaya Wahyudi dan Diding Zulkifli, divisi Peranian dan Nelayan Mastotong dan Asep Supandi S.P.,divisi Informasi dan Komunikasi Pirdaus dan Ade Safulloh.

Menurut Ketua Presidium terpilih, H.Hermansyah meminta kepada presidium untuk selalu berkoordinasi dan bekerja sama dalam bentuk kegiatan apapun, hal itu wajib dilakukan agar terbentuknya Geram Sutra benar-benar bisa menjalankan amanah AD/ART dan program kerja demi dan untuk kemaslahatan masyarakat Subang Utara yang memiliki moto Berjuang Bersama, Sejahtera Bersama.

“Saya harapkan kepada presidium agar selalu berkoordinasi dan tidak putus berkomunikasi dalam situasi apapun, hal itu penting karena Saya tidak bisa melaksanakan tugas sendiri terlebih kebersamaan adalah motto Geram Sutra yang perlu diaplikasikan bersama,”ujar H.Hermansyah.

Adapun dalam waktu dekat ini, dilanjutkan H.Hermansyah, sebagai komitment Ketua untuk mempersiapkan kantor sekratariatan dan kelengkapannya akan segera diwujudkan, termasuk guna mengajukan legalitas organisasi kepada Notaris dan Kemenkumhan.

Sedangkan menurut Pembina presidium, Drs.Abdul Kodir M.Pdi. meminta kepada presidium agar memahami AD ART sepenuhnya, bagi yang belum untu segera membentuk Koorcam, Koordes dan Koordus, selalu berkoordinasi,  dan selalu aktif ditengah-tengah masyarakat agar maksud dan tujuan dibentuknya Geram Sutra bisa tercapai dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat Subang utara.

Bagi masyarakat Subang Utara dapat memahami dibentuknya Geram Sutra yang memiliki maksud berperan serta dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kab. Subang bagian utara dibidang pendidikan politik, hukum dan keamanan,pemberdayaan ekonomi kerakyatan, social budaya, agama, pendidikan, seni dan pariwisata serta pertanian dan industri. Dan bertujuan memperjuangkan bersama-sama masyarakat Kab. Subang bagian utara dalam menyampaikan dan menyalurkan harapan dan asfirasinya ke phak pemerintah (executive), wakil rakyat (legeslatif) dan penegak hukum (yudikatif) serta Dunia usaha dan industri (DUDI) dengan mempertimbangkan kearifan local dan potensi daerah. Demi terwujudnya masyarakat kab. Subang bagian utara sejahtera lahir dan bathin, dengan moto Berjuang Bersama, Sejahtera Bersama.

“Saya tegaskan dibentuknya Geram Sutra skala priorotas untuk mewadahi dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kab. Subang bagian utara dibidang pendidikan politik, hukum dan keamanan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, social budaya, agama, pendidikan, seni dan pariwisata serta pertanian dan industri,”ucap Abdul Kodir.

Sedangkan harapan tokoh Subang Utara juga sebagai Pimpinan pondok pesantren YAPIMU, Kyai H.Mujahiddin Fatawi AR. mengharapkan agar Geram Sutra bisa menjadi pelopor dan wadah aspirasi masyarakat Subang Utara dengan berbagai persoalan yang ada. Hususnya pada saat memilih pemimpin dan anggota legislativ yang benar-benar mumpuni dan amanah dalam menjalankan tugasnya.

“Geram Sutra bisa amanah, bisa mengarahkan kedewasaan masyarakat Subang Utara untuk lebih dewasa lagi dalam memilih calon pemimpin yang berkomitment terhadap kepentingan dan kemajuan masyarakat dalam berbagai bidang kemaslahatan,”harap Kyai H.Mujahiddin Fatawi AR. 

Adapun empat Kecamatan lainnya yang belum ada atau belum terbentuk presidiumnya ialah Kecamatan Pabuaran, Purwadadi, Tambakdahan, dan Cipunagara. Peserta sidang mengharapkan agar para pejuang kerakyatan yang ada di Kecamatan tersebut agar segera bergerak membentuk presidium,koorcam.koordes dan koordus dan segera hubungi kesekretariatan Geram Sutra.(*).

 
                  

Berita Terbaru

Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...