UU 41 Tahun 2009 Tidak Berlaku di Subang

      Perusak Lahan Pertanian Tidak Melanggar, Perusak Mobil Perusahaan Kriminal, Pelaku Tragedi Gembor dan Pelaku Pencuri Besi Tekmaco Bebas
      SUBANG (MGO)
      – Terkesan UU no 41 tahun 2009 tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan di Subang tidak berlaku, buktinya perusak lahan pertanian teknis produktif bebas bebas beraktifitas lantaran belum ada perdanya. Perusak Mobil Perusahaan Kriminal, Pelaku Tragedi Gembor dan Pencuri Besi Tekmaco Bebas, Ironis.

      Seperti diungkapkan Kapolres Subang, AKBP.Awal Awalluddin, bahwa lokasi pendirian garment dan Tas PT.Pungkook Indonesia One (PT.PIO) Pabuaran Subang, Jawabarat didirikan di atas lahan sawah teknis produktif namun tidak melanggar, karena pendirian pabrik tersebut di Subang belum ada Perda yang mengatur perlindungan lahan pertanian berkelanjutan.

      Pun ketika Kapolres Subang, ketika ditanya kenapa perusak mobil perusahaan di proses hukum, akan tetapi pelaku perusak lahan pertanian teknis produktif tidak ditindak.

      ”Perusak mobil perusahaan jelas kriminal makanya diproses, namun pengelola perusahaan tidak ditindak disini bukan perusakan lahan pertanian, karena di Subang belum ada perdanya,”jelas Kapolres saat peninjauan dan pengamanan aksi bentrok massa buntut dari keributan di lokasi PT. PIO Pabuaran, Senin, 23-10-2012.

      Selanjutnya ketika Kapolres ditanya, apakah karena lahan pertanian belum ada Perda-nya kemudian Undang-undang Nomor 41 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan tidak berlaku di Subang, tapi kenapa Undang-undang nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia yang juga belum ada Perdanya bisa diberlakukan di Subang ? saat itu Kapolres tidak menjawab.

      Kemudian ketika Kapolres ditanya soal tragedi industri di Gembor Pagaden yang menewaskan 4 orang pekerja dan melukai 8 orang pekerja sampai saat ini tidak ada tersangkanya. Korban tragedi runtuhnya bangunan pabrik garment Kampung/Desa Gembor Kecamatan Pagaden, Subang, yakni korban meninggal Adeng (30), Asep (30), Ana (30) Aman (30) ketiganya warga Parung, seorang lagi meninggal dunia di RS PTPN Subang ialah Aman 30 tahun, warga Parung Subang.

      Sedangkan yang korban luka Nalcim Nalsudin, Yadi, Jejen, ketiganya warga Pagaden dan Karyo, Arip, Haris ketiganya warga Parung Subang serta korban luka parah lainnya ialah Ade Wahyu, warga Palasari Jalancagak. Sedangkan 1 orang mengalami kritis harus dirujuk ke Bandung yaitu Edit 25 tahun, warga Parung Subang. Keluarga korban meninggal maupun korban luka hanya bisa mengelus dada, emh,,,,,. Sedangkan orang yang bertanggungjawab atas kejadian tersebut bertepuk tangan, dan bebas euy.

      Demikian pula pelaku pencuri besi PT.Tekmaco Cipeundeuy yang menggunakan mobil mitra PLN (www.pln.co.id) nopol D 8752 DU dan  barang bukti besi sekira 1,2 ton tidak diproses hukum, bahkan barang bukti berupa mobil dan besi hilang entah kemana, demikian pula pencurinya terbang bebas mengepakkan sayapnya tanpa ragu dan malu, ga tahu ach gelap !.

      Dua hal, mengenai tragedi gembor dan pencuri besi di Tekmaco, Kapolres mengharapkan agar pihak pengklarifikasi, DPP.Ormas Gival untuk mengirimkan surat audiensi,"Untuk hal itu silahkan anda kirim surat permohonan audiensi,"pinta Kapolres.(*).

        • Dibaca: 1960 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Do'a Bersama Untuk Kondusifitas NKRI Do'a Bersama Untuk Kondusifitas NKRI SUBANG (MGO) - Dalam rangka menjaga kondusifitas negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) khususnya di Wilayah Kabupaten Suban...
        Penetapan KUA dan PPAS TA 2017 Penetapan KUA dan PPAS TA 2017 SUBANG (MGO) - Plt Bupati Subang, Imas Aryumningsih menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Kab Subang yang telah...
        Sepeda Santai HUT ke-45 Korpri Subang Sepeda Santai HUT ke-45 Korpri Subang SUBANG (MGO) - Ratusan warga Subang berbaur dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Sepedah Santai dalam rangka HUT Ke-45 Korp...
        Penyambutan Pasukan Purnatigas Pamtas RI-Malaysia Penyambutan Pasukan Purnatigas Pamtas RI-Malaysia SUBANG (MGO) - Pemerintah Kabupaten Subang sangat mengapresiasi tugas yang dilaksanakan oleh Batalyon Infantri 312 Kala Hitam S...
        Buruh Jabar Tolak PP 78/2015 Buruh Jabar Tolak PP 78/2015 BANDUNG (MGO) - Ribuan buruh Jawa Barat yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Barat (ABJ) menggelar unjuk rasa di depan Gedun...