Diduga Jual Pasum Kepala Desa Parapatan Bungkam

      Tampak jelas, dua pagar hidup kiri dan kanan batas pasum jalan gang yg turut terjual kpd pngembang cina dari karawang, dari 5ha tanah pngangonan d parapatan purwadadi akan d sulap mnjd perunahan oleh PT.Enggang, yg katanya pngembangna CINA Karawang, waspada dn waspadaSUBANG (MGO) - Entah apa sebabnya Kepala Desa Parapatan Purwadadi Subang tidak membalas surat dari Ormas Gival Nomor 248/DPP.OG.01.02/Srt.Krf.Knf./II/2017 terkait meminta penjelasan atas jual beli tanah yang diduga tanah pengangonan dan fasilitas umum berupa gang yang turut terjual.

      Surat tersebut dikirimkan kepada Kepala Desa Parapatan pada tanggal 23 Februari 2017, dan sampai berita ini ditayangkan yang bersangkutan tidak membalasnya. adapun isi surat tersebut Ormas Gival menanyakan status tanah, menanyakan benarkah PT.Enggang Proferti Sakti yang membeli, apa dasar jual beli tanah pengangonan tersebut, dan benarkah fasilitas umum berupa jalan Gang turut terjual.

      Bukanlah jawaban surat yang diterima Ketua Umum Ormas Gival, Pirdaus B.Ns. akan tetapi sehari setelah menerima surat klarifikasi tersebut Kepala Desa menyuruh sejumlah orang untuk menghubungi Ketua Umum Ormas Gival baik melalui telepon seluler maupun mendatangi sekretariat, juga ada yang mengundang ke tempat usahanya, maupun rumah pribadi seseorang suruhan Kepala Desa Parapatan, bahkan ada pula yang mendatangi rumah Ketua Umum Ormas Gival.

      Dihitung orang suruhan Kepala Desa Parapatan sebanyak 5 Orang, yang pertama bernama Agung dan Rohim, yang ketiga Dase adik mantan Ketua DPRD Subang, yang keempat Alek mitra PLN, dan yang kelima mantan Ketua DPRD Subang Bambang Herdadi, SH. kelima orang tersebut kepentingannya hampir sama mengeluarkan jurus perintah Kepala Desa Parapatan, kecua mantan Ketua DPRD yang mengaku sebagai pembina Kepala Desa sekaligus sebagai paman Kepala Desa Parapatan.

      Kelima orang tersebut semuanya mentok, seolah tak digubris oleh Ketum Ormas Gival, karena yang diharapkan Ketum Ormas Gival adalah jawaban surat klarifikasi, yang bertujuan agar semuanya menjadi terang benderang atas persoalan dugaan penjualan tanah pengangonan dan fasum jalan gang. Dan agar tidak terjadi adu argumen yang mubadzir karena omongan adalah bisa memicu pertengkaran karena bela diri atas persoalan tersebut.

       

      "Apabila Cecep sebagai Kepala Desa Parapatan ada keberanian, jawablah surat Kami, tak mau jawab hak Dia, akan tetapi menurut Saya Kades Parapatan tak mempunyai keberanian, dan beraninya mengirimkan orang untuk menakut-nakuti Saya,"ujar Ketua Umum Ormas Gival, Pirdaus B.Ns. atau yang akrab dipanggil Dauscobra.

      Berulang kali ditanyakan balasan surat, dipungkas Dauscobra, Kepala Desa Parapatan ditemani orang Pantura mencoba mendatangi rumah Ketua Umum Ormas Gival pada Sabtu 4 Maret 2017, akan tetapi gagal karena Dauscobra berada di kantornya di Subang. Pada hari Minggu, 5 Maret 2017 tiba-tiba manta Ketua DPRD Subang Bambang Herdadi menelepon Dauscobra berharap datang ke rumahnya di perumahan Surya Cigadung Subang. Dalam pertemuan Bambang Herdadi banyak ngomong yang jelas-jelas membela Kades Parapatan. bahkan Bambang membahas Kesalahan Ketua Pengurus Kecamatan (DPK) Ormas Gival Purwadadi.

      "Seperti itulah kondisi yang sebenarnya, nanti kalau Kades Parapatan ada masalah telepon Saya, kalau benar Kades Parapatan melakukan kesalahan Saya sendiri yang akan menegurnya, karena Dia keponakan Saya,"ujar Bambang Herdadi.

      Sedangkan Kepala Desa Parapatan, Cecep Supriyadi ketika didatangi anggota Ormas Gival Purwadadi untuk memberikan surat klarifikasi, terkesan Kades cuek dan tidak mengindahkan. demikian pula ketika ditelepon ditanya kapan jawab surat klarifikasi tak memberi jawaban, dan Kades bicara,"nanti kita ketemu",ucap Kades.(*).

        • Dibaca: 670 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...