Di Subang Geger Fir'aun, di Karawang Oknum Pers Jadi Makelar Paranormal Pengganda Uang

      alt

      KARAWANG (MGO) - Di Subang geger Paranormal dituduh "Fir'aun" Raja jagat yang menggoyang Subang, sedangkan di Karawang sejumlah Oknum Wartawan jadi makelar penggandaan uang dan tidak terbukti dan korban dirugikan puluhan juta rupiah.

      Sebut saja YW asal Karawang yang mengaku dirugikan oleh oknum wartawan bernama Diat asal Pangulah Karawang yang menjadi makelar paranormal pengganda uang. Seseorang yang mengaku paranormal mengaku bernama uyut Parta asal Selang Wadas asli orang Dengklok Karawang, dan seorang ustad bernama adma alias Maat asal Cibuaya Karawang. Keduanya mengaku bisa menggandakan uang tapi tidak terbukti berujung penipuan.

      Menurut YW, bahwa pada ahir bulan Desember 2016 kedatangan dua orang tamu yakni Diat dan uyut Parta datang kerumahnya, langsung meminta kamar kosong, melakukan ritual dan munculah gundukan uang ratusan ribu. Kemudian uyut Parta memanggil YW dan istrinya untuk melihat keajaiban tersebut yang kemudian memnta YW untuk menyediakan syarat ritual yang nilainya sekira Rp.7juta.

      "ini uang belum bisa digunakan, harus ada ritual lanjutan tapi ada syarat0syarat yang herus dibeli senilai tujuh juta rupiah,"ujar uyut Parta diulang YW.

      Tanpa sadar YW dan istrinya menyanggupi syarat tersebut, dan mulailah sejumlah proses ritual yang kedua, YW diharap datang ke Padepokan uyut Parta di Parakan Tirtamulya sambil menyerahkan uang tambahan, akan tetapi ritual kedua pun tak membuahkan hasil, alhasil YW menghabiskan uang berkisar sembilas juta rupiah belum ditambah ongkos dan BOP,"Tak terhitunglah,"ujar YW.

      Setelah ritual kedua uyut Parta tak muncul lagi, namun yang muncul Diat dan ustad Maat, dan ustad Maat sanggup melanjutkan ritual agar uang ghoib hasil ritual uyut Parta bisa digunakan. hasilnya sama saja dengan uyut Parta, ustad Maat hanya mengeruk uang YW hingga dua puluh jutaan, yang ahirnya tinggal penyesalan.

      Penasaran, pada hari Rabu, 1/2-2017, YW dikawal pengurus Ormas Gival dan Reporternya menelusuri untuk mencari alamat tinggal Diat, uyut Parta dan ustad Maat. Sasaran pertama oknum wartawan bernama Diat yang rumahnya berada di Pangulah Karawang. Ketemu dengan istrinya, katanya Diat sedang ke Banten,"Suami Saya tidak ada,baru saja berangkat ke Banten,"ujar istri Diat yang tak menyebut namanya.

      Penelusuran kedua mencari keberadaan uyut Parta, yang sering berada dirumah Paranormal Een di Parakan, akan tetapi menurut Paranormal Een bahwa uyut Parta sudah lama tak berkunjung,"Uyut Parta sudah lama tidak kesini, hati-hati pak kalau urusan dengan uyut Parta, sudah banyak korban, bahkan orang Subang pun pernah datang kesini tertipu dua puluh juta,"ujar Een, sambil memberikan alamat uyut Parta. 

      Penelusuran selanjutnya ke tempat Padepokan uyut Parta berada dipinggir Ragasi blok tanggul Parakan Tirtamulya, padepokannya kosong, bahkan menurut warga setempat padepokan tersebut pernah digerebeg warga karena untuk tempat pesta miras dan tempat maksiat."Oh rumah ini pernah digerebeg pa, karena disini dipake minum-minuman, musik terlalu keras dan selalu ada perempuan tak baik dibawa kesini,"ujar warga yang tak mau menyebutkan namanya.

      Pun Kawan uyut parta di belakang pekuburan umum Selang, yakni bernama Paranormal Sukarmo yang dipanggil uyut Gelung, ketika ditanya soal uyut Parta mengaku sering ketempatnya, namun tak tahu kegiatannya dan tak pernah kerjasama."Benar pak uyut Parta beberapa kali kesini dan hanya mengotori tempat saya ini,"ujar uyut Sukarmo.

      Demikian pula istri dan mertua uyut Parta yang rumahnya dibelakang toko di Cengkeh Selang Wadas, mertua uyut Parta tak tahu kegiatan mantunya, istri Parta mungkin tahu kegiatan suaminya,akan tetapi menutup-nutupi keberadaan suaminya, bahkan istri uyut Parta mengungkapkan bahwa suaminya tak punya identitas apapun.

      "Suami Saya bukan orang sini, tapi orang Rengas Dengklok, pekerjaannya Saya tidak tahu, kalau benar suami Saya menipu orang Bapak berapa uang yang telah diterima suami Saya,"kata istri uyut Parta dengan nada marah.

      Sedangkan di Subang, terkait paranormal yang dituduh "Fir'aun" Patokbeusi, belum jelas kegiatan penggandaan, atau mengangkat barang goib, atau hal lainnya yang dituduhkan oleh sebuah media ziber.

      "Saya akan bongkar kegiatan H.Ghani, karena Saya tahu dan telah ada korbannya di Bekasi,"ujar orang yang mengaku dari Tim 9 BLNI. Sejumlah pihak meminta agar pihak kepolisian sigap dengan persoalan "Fir'aun" tersebut, agar persoalannya jadi terang benderang dan di Patokbeusi tidak terjadi Kanjeng Dimas kedua.(*).

        • Dibaca: 1048 kali

        TCE-Plugin by www.teglo.info

         
                          

        Berita Terbaru

        Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan Kapolsek Purwadadi Pimpin Upacara Hari Pahlawan SUBANG (MGO) - Kapolsek Purwadadi Kab.Subang, Kompol Supratman S.sos memimpin langsung upacara peringatan Hari Pahlawan Nasiona...
        759 Anggota PPS Diambil Sumpah 759 Anggota PPS Diambil Sumpah SUBANG (MGO) – Sebanyak 759 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 253 desa dan kelurahan di Kabupaten Subang dilant...
        Bupati : Wadah Nelayan PNTI Bupati : Wadah Nelayan PNTI SUBANG (MGO) – Bupati Subang, Imasa Aryumningsih menyatakan nelayan memiliki wadah dan media untuk menyalurkan keluhan se...
        Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa Fungsi BPD Bukan Oposisi Kepala Desa SUBANG (MGO) - Fungsi BPD di Kabupaten Subang bukan merupakan opsisi Kepala Desa (Kades) akan tetapi inovasinya untuk mengelola...
        PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PT.Saneka Kontraktor Drainase Tertutup Bagi Publik PANTURA (MGO) - Kontraktor PT.Saneka yang mengerjakan proyek Drainase Cikampek-Sukamandi terkesan tertutup bagi publik.Pasalnya...